Laporan Pemrograman Komputer

LAPORAN 1 PEMROGRAMAN KOMPUTER
“MENCARI BESAR ARUS PADA RANGKAIAN 2 LOOP TERTUTUP DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP MATRIKS PADA APLIKASI MATLAB”

Disusun oleh :
Wanda Juanda Putra (17306144012)
Dani Setyo Yoanto (17306144013)
Ghufron Utsman Affandi (17306144014)

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA
PROGRAM STUDI FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2017

A. PERMASALAHAN
Menyelesaikan persamaan rangkaian 2 loop tertutup dengan menggunakan model matriks pada aplikasi MATLAB.
Mencari besar arus dalam rangkaian 2 loop tertutup dengan model matriks pada aplikasi MATLAB.
B. TEORI SINGKAT
Hukum II Kirchhoff menyatakan bahwa ‘Di dalam sebuah rangkaian tertutup, jumlah aljabar gaya gerak listrik (є) dengan penurunan tegangan (I.R) sama dengan nol.’ Maksudnya adalah tidak ada energi listrik yang hilang dalam rangkaian tersebut, atau dapat dikatan semua energi yang ada di dalam rangkaian tersebut dapat diserap atau digunakan ketika penurunan potensial sama dengan nol.
Hukum II Kirchhoff secara umum dapat dituliskan dengan rumus : Σє +ΣIR = 0. Hukum II Kirchhoff dapat digunakan dalam menyelesaikan masalah pada rangkaian tertutup, seperti pada rangkaian satu loop, dua loop, dan rangkaian multi-loop.

Jika terdapat rangkaian 2 loop tertutup seperti gambar di atas, kita dapat menyelesaikan permasalahan di atas dengan menggunakan hukum II Kirchhoff. Dengan mengetahui bahwa nilai Loop 1 adalah e1, R1 dan R3 ; dan Loop 2 adalah e2, R2 dan R3. Dengan catatan e1 (epsilon1) dan e2 (epsilon2) adalah sumber tegangan. Sementara itu, R1, R2, dan R3 adalah resistor (hambatan). Setelah mengetahui nilai loop 1 dan 2, maka kita dapat menuliskan. Loop 1 : e1 = i1 R1 + R3 (i1 – i2) dan Loop 2 : R2 R3 i2 + (i2 – i1). Dari persamaan loop di atas, kita dapat menuliskannya dengan bentuk matriks, dengan mengetahui nilai e(epsilon) dan R (hambatan) yang ada dalam rangkaian. Persamaan loop di atas dapat dituliskan dengan matriks:

Secara rinci, matriks di atas dapat dituliskan: I = inv(R)*e
Matriks di atas dapat diselesaikan dengan menggunakan aplikasi, salah satunya dengan menggunakan aplikasi MATLAB dengan menggunakan prinsip matriks.
C. PENYELESAIAN
a. Diagram Alir (Flow Chart)

b. Algoritma
1. Input nilai e (epsilon) dan R (hambatan).
2. Membuat data berupa bentuk matriks dari nilai E (epsilon), dan R (hambatan).
3. Menampilkan data E, dan R, dengan menambah variable pada masing-masing data
4. Mencari nilai I, dengan membuat rumus I = inv (R)*E
5. Menampilkan pilihan hasil yang akan ditampilkan
5.1 Tampilan 2, cara dan penyelesaian
6. Tampilkan output/hasil dari I = inv (R)*E
7. Selesai

c. Program

clear
clc
disp(‘Menentukan Besar Arus pada Rangk. Loop dengan menggunakan MATLAB’);
disp(‘Diketahui Persamaan LOOP: ‘);
disp(‘loop1 : epsilon1= I1*R1+R3(I1-I2)’);
disp(‘loop2 : epsilon2= I2*R2+R3(I2-I1)’);
disp(‘ ‘);

disp(‘Masukkan besar tegangan dan hambatan yang anda inginkan:’);
epsilon1=input(‘epsilon1= ‘); %nilai tegangan (v)
epsilon2=input(‘epsilon2= ‘); %nilai tegangan (v)
E=[epsilon1;
epsilon2;]; %nilai tegangan (v)

R1=input(‘R1= ‘); % hambatan 1 (ohm)
R2=input(‘R2= ‘); % hambatan 2 (ohm)
R3=input(‘R1= ‘); % hambatan 3 (ohm)
R=[R1
R2
R3]; % hambatan 1,2 dan 3(ohm)
E=[epsilon1
epsilon2];
R=[R1+R3 -R3
-R3 R2+R3];
I=inv(R)*E;

disp(‘Anda telah memasukkan data’);
disp(‘Tekan untuk melanjutkan’);
pause
clc
disp(‘Data yang anda masukkan adalah:’);
disp([‘epsilon1= ‘, num2str(epsilon1),’volt’]);
disp([‘epsilon2= ‘, num2str(epsilon2),’volt’]);
disp([‘R1= ‘, num2str(R1),’ohm’]);
disp([‘R2= ‘, num2str(R2),’ohm’]);
disp([‘R3= ‘, num2str(R3),’ohm’]);
pause
clc
disp (‘Anda ingin mencari?’);
disp(‘1. Besar arus yang dihasilkan’);
disp(‘2. Cara dan penyelesaiannya’);
pilihan=input(‘Pilihan anda adalah nomor= ‘);

switch pilihan
case(1)
disp(‘Arus pada rangk. tersebut adalah’);
I=inv(R)*E;
case(2)
disp(‘Cara penyelesaian:’);
E=[epsilon1
epsilon2]
R=[R1+R3 -R3
-R3 R2+R3]
disp(‘I=inv(R)*E’);
I=inv(R)*E
end
d. Hasil Keluaran
Diketahui Persamaan LOOP:
loop1 : epsilon1= I1*R1+R3(I1-I2)
loop2 : epsilon2= I2*R2+R3(I2-I1)
Masukkan besar tegangan dan hambatan yang anda inginkan:
epsilon1=
epsilon2=
R1=
R2=
R1=
Anda telah memasukkan data
Tekan untuk melanjutkan
Data yang anda masukkan adalah:
epsilon1= volt
epsilon2= volt
R1= ohm
R2= ohm
R3= ohm
Anda ingin mencari?
1. Besar arus yang dihasilkan
2. Cara dan penyelesaiannya
Pilihan anda adalah nomor= 1
I = []
Pilihan anda adalah nomor= 2
E= []
R= []
I= []
D. REFERENSI
https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=12&idmateri=98&lvl1=4&lvl2=2&lvl3=0&kl=10
http://staff.uny.ac.id/system/files/pendidikan/Jumadi, M.Pd., Dr./Hukum Kirchoff.pdf
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/Pengenalan Program Matlab Menggunakan Operasi operasi Matriks.pdf

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

66 − 61 =